CNN RIAU.COM , PEKANBARU – Sebanyak 99 medali berhasil diraih atlet Taekwondo Kota Dumai pada Kejuaraan Riau Challenge 2026 Kodam XIX/Tuanku Tambusai Taekwondo Tournament yang digelar pada 26–30 Agustus 2026 di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru.
Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Dumai mengirimkan sebanyak 105 atlet kelas Semi Prestasi dan Prestasi, mulai dari kategori Super Kids hingga Senior untuk ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Ketua Pengkot TI Kota Dumai, Rahmat Syaparudin, mengucapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang berhasil ditorehkan para atlet Taekwondo Dumai.
“Alhamdulillah, dari 105 atlet yang berlaga, kita memperoleh 99 medali yang terdiri dari 23 medali emas, 39 medali perak dan 37 medali perunggu,” ungkap Rahmat Syaparudin yang kerap disapa Bung Ales penuh rasa syukur, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya soal jumlah medali, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Taekwondo di Kota Dumai terus menunjukkan perkembangan yang positif.
“Bagi kami, setiap medali adalah hasil dari kerja keras, disiplin, keberanian dan proses latihan yang panjang. Tetapi yang paling penting, kami ingin anak-anak kita belajar bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Mereka harus berani berproses, berani menghadapi kekalahan dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.
Bung Ales juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Kota Dumai di ajang tersebut. Ia berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih.
“Bagi yang mendapatkan emas, jangan berhenti sampai di sini. Jadikan ini motivasi untuk meningkatkan kemampuan. Bagi yang meraih perak dan perunggu, jangan merasa kalah. Justru dari situlah kita belajar dan mengetahui apa yang harus diperbaiki. Dan bagi yang belum mendapatkan medali, jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi bagian dari proses menuju keberhasilan,” tegas Rahmat Syaparudin.
Ia menambahkan, Pengkot TI Kota Dumai akan terus berupaya membangun pembinaan yang berkelanjutan, sehingga para atlet tidak hanya mampu berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga dapat mengharumkan nama Dumai di tingkat nasional bahkan internasional.
“Kita ingin membangun generasi Taekwondo Dumai yang tidak hanya kuat secara fisik dan teknik, tetapi juga memiliki mental juara, disiplin, rendah hati dan menjunjung tinggi sportivitas. Medali itu penting, tetapi karakter dan masa depan anak-anak jauh lebih penting,” kata Rahmat.
Bung Ales berharap keberhasilan para atlet pada Riau Challenge 2026 dapat menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan bagi orang tua agar semakin memberikan dukungan kepada anak-anak mereka dalam mengembangkan bakat dan prestasi.
“Prestasi tidak lahir dalam satu malam. Ada latihan, ada keringat, ada air mata, ada kegagalan dan ada doa di balik setiap keberhasilan. Karena itu, jangan takut bermimpi besar. Terus berlatih, terus belajar dan jangan pernah menyerah. Hari ini kita membawa nama Dumai, mudah-mudahan ke depan anak-anak kita mampu membawa nama Riau bahkan nama Indonesia,” pungkas Rahmat Syaparudin mengakhiri.***