CNN RIAU.COM , DUMAI,– Terpilihnya Abdul Kadir Jailani (AKJ) sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari tokoh olahraga sekaligus pemuka masyarakat Kota Dumai, Ahmad Dahlan.
Ahmad Dahlan menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa syukur atas terpilihnya Abdul Kadir Jailani untuk memimpin KONI Kota Dumai. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut mampu membawa semangat perubahan dan memberikan arah yang lebih baik bagi perkembangan olahraga di Kota Dumai.
Hal itu disampaikan Ahmad Dahlan saat ditemui di kediamannya di Jalan Handayani, Kelakap Tujuh, Kota Dumai, Senin (31/8/2026).
“Selamat kepada saudaraku Abdul Kadir Jailani setelah terpilih sebagai Ketua KONI Kota Dumai. Semoga amanah ini menjadi ladang amal dan bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk KONI Dumai ke depan,” ujar Ahmad Dahlan.
Menurutnya, terpilihnya seorang ketua bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar. Ketua KONI terpilih, kata dia, kini memiliki tugas untuk merangkul seluruh elemen olahraga dan memastikan KONI menjadi rumah bersama bagi seluruh cabang olahraga (cabor).
Ahmad Dahlan menilai dukungan dari seluruh cabor sangat penting dalam menentukan keberhasilan kepemimpinan AKJ. Ia berharap tidak ada lagi sekat antara cabor yang sebelumnya memberikan dukungan maupun yang tidak memberikan dukungan dalam proses pemilihan.
“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana seluruh cabor, baik yang memberikan dukungan maupun yang tidak, dapat bersama-sama memberikan dukungan kepada ketua yang sudah terpilih. Karena setelah terpilih, beliau bukan lagi milik kelompok tertentu, tetapi menjadi Ketua KONI Kota Dumai,” tegasnya.
Ia menambahkan, dinamika yang terjadi dalam proses pemilihan merupakan bagian dari demokrasi organisasi. Namun setelah keputusan ditetapkan, seluruh pihak dinilai perlu mengedepankan kepentingan yang lebih besar, yakni kemajuan olahraga Kota Dumai.
Menurut Ahmad Dahlan, KONI tidak akan mampu bekerja maksimal apabila masih terdapat perbedaan kepentingan di antara pengurus maupun cabor. Sebaliknya, kekuatan KONI justru akan semakin besar apabila seluruh potensi olahraga dapat disatukan dalam satu visi dan misi.
“Jangan lagi melihat siapa yang mendukung dan siapa yang tidak mendukung. Sekarang mari kita lihat ke depan. Bagaimana KONI Dumai bisa lebih maju, bagaimana prestasi atlet meningkat dan bagaimana pembinaan olahraga dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Ia juga berharap kepemimpinan Abdul Kadir Jailani mampu menghadirkan tata kelola organisasi yang lebih solid, transparan dan berorientasi pada pembinaan atlet.
Baginya, ukuran keberhasilan KONI bukan semata-mata berada pada struktur kepengurusan, tetapi sejauh mana organisasi tersebut mampu memberikan ruang pembinaan yang nyata kepada atlet, pelatih dan seluruh cabang olahraga.
“Dengan dukungan seluruh cabor, saya yakin ketua terpilih dapat menjalankan visi dan misinya untuk KONI Dumai ke depan. Semua harus bersatu dan sama-sama membangun olahraga Dumai,” ungkap Ahmad Dahlan.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa tantangan kepemimpinan KONI ke depan tidak ringan. Pembinaan atlet membutuhkan kesinambungan, program yang terukur, dukungan anggaran, peningkatan kualitas pelatih serta kompetisi yang berkelanjutan.
Karena itu, kepemimpinan baru KONI Dumai diharapkan tidak berhenti pada pergantian figur ketua. Momentum tersebut harus menjadi titik awal untuk melakukan evaluasi sekaligus pembenahan terhadap pola pembinaan olahraga di Kota Dumai.
Ahmad Dahlan pun mengajak seluruh insan olahraga untuk mengakhiri perbedaan pascapemilihan dan kembali fokus pada kepentingan atlet serta prestasi daerah.
“Ini saatnya kita rapatkan barisan. Mari kita dukung kepemimpinan yang sudah terpilih dan bersama-sama membangun KONI Dumai agar lebih baik, lebih solid dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Dumai,” pungkasnya.